Senin, 15 Januari 2018

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya - Hampir semua wanita akan mengalami infeksi vagina setidaknya sekali seumur hidup. Hal ini disebabkan oleh keseimbangan cairan vagina yang sehat yang terganggu saat menstruasi, yang terjadi setiap bulan. Saat menstruasi, keasaman vagina mencapai kadar paling rendah dan hal ini menyebabkan kemungkinan terjadinya infeksi.

Pengobatan akan bergantung pada jenis infeksi yang Anda alami. Tujuan pengobatan adalah untuk menghentikan gejala dan menyembuhkan infeksi.

Kebanyakan infeksi cairan vagina harus ditangani dengan pemberian resep obat dari dokter, kecuali infeksi ragi, yang dapat diobati dengan obat-obatan yang dijual secara umum. Obat-obatan yang digunakan adalah antibiotik obat anti jamur.


LAYANAN KONSULTASI

082266660226 / 087719707073



Berbicara mengenai tubuh wanita, salah satu hal yang paling penting untuk  diperhatikan adalah organ kewanitaan. Banyak wanita yang tidak mengerti  mengenai satu bagian itu sehingga mendapati berbagai masalah, contohnya keputihan, bau tak sedap, gatal-gatal, bahkan penyakit yang tidak kita  sangka-sangka akan kita alami seperti kanker serviks, myoma, dan lain-lainnya.

Vaginosis bakterialis merupakan salah satu masalah kewanitaan yang terjadi akibat terganggunya keseimbangan bakteri di dalam vagina. Gejala utama vaginosis bakterialis adalah keputihan dengan tekstur encer dan berwarna kelabu atau putih.

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara MengatasinyaKadang-kadang keputihan tersebut mengeluarkan bau sangat amis, terutama setelah penderita melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Selain itu, vaginosis bakterialis juga bisa menyebabkan vagina terasa gatal dan nyeri, serta perih ketika buang air kecil. Namun ketiga gejala tersebut termasuk tidak umum untuk dialami.

Vaginosis bakterialis bisa dialami oleh wanita pada segala usia, meski sebagian besar kasus ini terjadi pada mereka yang masih dalam masa subur.

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Penyebab Vaginosis Bakterialis

Bakteri yang terdapat di dalam vagina didominasi oleh bakteri lactobacillus, yaitu sekitar 95 persen. Ini merupakan bakteri baik karena membantu membatasi pertumbuhan bakteri-bakteri jahat (salah satunya bakteri anaerob) di dalam vagina dengan cara menjaga keasaman organ tersebut. Namun pada kasus vaginosis bakterialis, jumlah bakteri lactobacillus menjadi lebih sedikit dibandingkan keberadaan bakteri lain.

Meskipun hingga kini para ahli belum mengetahui penyebab pasti terjadinya ketidakseimbangan pertumbuhan bakteri, sejumlah faktor diduga bisa meningkatkan risiko wanita terkena vaginosis bakterialis, di antaranya:
  1. Menggunakan kontrasepsi spiral atau intrauterine device (IUD).
  2. Melakukan douching atau teknik pembersihan vagina dengan cara disemprot.
  3. Merokok.
  4. Tidak menggunakan kondom dan sering bergonta-ganti pasangan seksual.
acterial vaginosis pada umumnya merupakan masalah ringan yang dapat hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Tetapi, kondisi ini dapat menuntun Anda ke masalah lain yang lebih serius. Maka dari itu, direkomendasikan untuk Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mendapat diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Tanda dan Gejala Bacterial vaginosis

Tanda dan gejala Bacterial vaginosis mungkin termasuk:

1. Keputihan berbau busuk
Keputihan berbau busuk adalah gejala dari bacterial vaginosis yang paling umum. Vagina yang telah terpengaruh oleh BV menunjukkan cairan keputihan yang berwarna putih susu, keabu-abuan, atau kuning, juga berbau amis sangat kuat — yang mungkin bertambah parah setelah berhubungan seks. Tekstur cairan keputuhan juga mungkin terlihat berbusa atau berair.

Banyak hal yang dapat menyebabkan keputihan abnormal, termasuk beberapa jenis penyakit kelamin menular. Temui dokter Anda segera untuk menjalankan tes dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

2. Nyeri saat buang air kecil
Nyeri saat buang air kecil adalah satu tanda umum dari infeksi saluran kandung kemih (ISK). ISK dapat disebabkan oleh infeksi bakteri — seperti bacterial vaginosis — atau peradangan pada saluran kandung kemih.

Ada beberapa kondisi medis lain yang dapat menyebabkan sensasi nyeri saat buang air kecil. Selain BV, Anda juga mungkin akan mengeluhkan kondisi yang sama jika Anda memiliki infeksi menular seksual, seperti herpes genital, gonore, atau klamidia.

Bahkan terkadang, sensasi nyeri dan terbakar tidak disebabkan oleh infeksi, melainkan dari penggunaan produk tertentu pada area genital. Sabun, lotion, dan busa mandi dapat mengiritasi jaringan vagina. Bahan kimia yang terkandung pada deterjen pencuci pakaian atau douche juga dapat menyebabkan rasa nyeri saat buang air kecil pada wanita-wanita yang sensitif.

Sangat penting untuk mendapatkan tes dan uji laboratorium di rumah sakit terdekat untuk mendiagnosis keluhan Anda, terutama jika Anda mengalami nyeri dan telah terlibat dalam hubungan seksual berisiko, misalnya seks tanpa kondom atau dengan pasangan lebih dari satu.

3. Vagina gatal dan iritasi
Keluhan vagina gatal umum ditemukan dalam kasus bacterial vaginosis. Vagina gatal merupakan gejala yang tidak nyaman, kadang menyakitkan, yang umumnya terjadi akibat iritan, infeksi, atau menopause. Kondisi ini juga dapat terjadi sebagai akibat dari gangguan kulit tertentu atau penyakit menular seksual. Pada kasus langka, vagina gatal mungkin timbul karena stres atau kanker vulva.

Sama halnya seperti BV, vagina gatal biasanya tidak harus menjadi suatu kekhawatiran. Namun, Anda harus temui dokter jika gatal-gatal terasa parah atau jika Anda mencurigai bahwa Anda menunjukkan gejala lain dari kondisi yang mendasarinya. Dokter dapat menentukan penyebab mengapa vagina Anda terasa gatal melalui pemeriksaan dan rangkaian uji lab. Dokter juga dapat merekomedasikan pengobatan yang tepat untuk keluhan Anda.

Semua gejala di atas mungkin mirip dengan infeksi ragi vagina dan beberapa masalah kesehatan lainnya. Selain itu, banyak dari wanita yang mengidap BV dapat tidak menunjukkan tanda atau gejala apapun.


Perbedaan Bacterial vaginosis dengan Infeksi Ragi

Bacterial vaginosis dan infeksi ragi merupakan dua penyebab umum dari keputihan abnormal. Keduanya memiliki gejala yang sama, sehingga mungkin akan sulit bagi Anda untuk mengetahui apakah Anda terjangkit BV atau infeksi ragi. Hanya dokter dan tim perawat Anda yang dapat memberitahu dengan pasti apakah Anda memang benar memiliki bacterial vaginosis.

Bedanya, keputihan yang terpengaruh bacterial vaginosis mungkin berwarna putih susu atau keabu-abuan, dan juga mengeluarkan bau amis menyengat. Sementara itu, walaupun berwarna sama, keputihan akibat infeksi ragi memiliki tekstur seperti keju cottage (berbongkah dan sedikit cair).

BV ditangani dengan antibiotik resep dokter, sedangkan infeksi ragi dapat diobati dengan obat non-resep bebas yang dapat Anda beli di apotek terdekat. Bacterial vaginosis tidak dapat ditangani dengan obat-obatan infeksi ragi yang dijual bebas.


Dampak yang terjadi jika bacterial vaginosis tidak diobati

Bacterial vaginosis umumnya akan menghilang dengan sendirinya dan tidak menyebabkan komplikasi. Di sisi lain, terkadang BV juga dapat menyebabkan:

  • Masalah kehamilan, terutama jika Anda terjangkit BV selama masa kehamilan. Bacterial vaginosis meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur dan/atau berat bayi lahir rendah (kurang dari 2,5 kg saat lahir), dan infeksi saluran kandung kemih (ISK) setelah kehamilan.
  • Infeksi panggul, terutama jika Anda terjangkit saat Anda menjalankan prosedur panggul, seperti kelahiran caesar, aborsi, kuretase, atau histerectomi. BV kadang juga dapat menyebabkan peradangan panggul, sebuah infeksi pada rahim dan tuba fallopi yang dapat meningkatkan risiko ketidaksuburan
  • Peningkatan risiko penyebaran penyakit seks menular, terutama jika Anda terjangkit BV dan tergolong rentan terhadap penyakit kelamin menular, termasuk HIV, herpes simplex, gonore, dan klamidia. Bacterial vaginosos meningkatkan peluang Anda menularkan virus pada partner seks Anda.

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Pengobatan yang tersedia untuk Bacterial vaginosis

Untuk mengobati BV, dokter biasanya meresepkan antibiotik dalam bentuk pil, krim, atau kapsul (disebut ovula) yang Anda masukkan ke dalam vagina Anda. Jika Anda sedang hamil, Anda akan diresepkan antibiotik pil.

Kondisi ini biasanya akan mereda dalam 2-3 hari setelah penggunaan antibiotik, tetapi lama pengobatan berlangsung selama 7 hari. Jangan hentikan penggunaan obat sebelum jangka waktu resep habis, bahkan jika Anda sudah merasa baikan. Pastikan untuk menaati aturan pakai dan jangka waktu penggunaan dosis.

Antibiotik adalah opsi pengobatan paling efektif dan memiliki sedikit efek samping. Namun, penggunaan antibiotik bisa menyebabkan infeksi ragi. Infeksi ragi dapat menyebabkan gatal pada bagina, iritasi kemerahan, dan keputihan abnormal (tekstur kental putih susu). Jika selama dalam pengobatan antibiotik Anda menemukan gejala ini, bicarakan dengan dokter untuk langkah selanjutnya yang harus dilakukan.

Jika Anda memiliki BV, pasangan seks pria Anda tidak akan perlu diobati. Tapi, BV dapat menyebar pada hubungan seks antar perempuan. Jika partner seks Anda adalah perempuan, Anda berdua perlu memeriksakan diri ke dokter. Ia juga mungkin akan memerlukan pengobatan.


Selain beberapa hal di atas, guna menjaga kesehatan dan kebersihan daerah kewanitaan, hindarilah seks bebas. Karena melalui sarana ini, bakteri yang berbahaya dapat mengintai Anda. Sehingga akhirnya memicu herpes, gonorea, HIV, klamidia, sifilis, dan kutil kelamin.

Ribet membuat ramuan di atas?

Selanjtnya...

Sayangi Miss V Anda
Rawatlah Daerah Kewanitaan Anda seperti Merawat Wajah Anda..!!


LAYANAN KONSULTASI

082266660226087719707073


Jika mengalami keputihan dengan gejala berbeda, sebaiknya waspada. Misalnya, ada perubahan pada warna dan kekentalan lendir, jumlah lendir yang berlebihan, bau lendir yang tajam, pendarahan di luar jadwal haid, serta rasa gatal di sekitar vagina dan nyeri pada perut.

Keputihan yang tidak normal juga sangat jarang dialami oleh remaja putri yang belum melewati masa pubertas dan wanita yang telah menopause. Karena itu, segera periksakan diri ke dokter jika Anda, anak Anda, atau anggota keluarga lain mengalaminya.


Obat Keputihan Herbal

Untuk pencegahan dan mengatasi gunakan obat Bacterial vaginosis herbal dari De Nature yang berkhasiat mengobati keputihan pada wanita dan yang sudah terbukti kualitasnya.

Berikan yang TERBAIK untuk Suami Anda

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Obat Bacterial vaginosis Obat Bau Tak Sedap pada Vagina

RAHASIA WANITA SEPERTI PERAWAN KEMBALI

VAGINA WANGI, KESET, DAN BEBAS KEPUTIHAN


Hanya Rp. 295.000,-
Semua Masalah Kewanitaan Anda Terselesaikan


Khasiat Obat Kewanitaan De Nature
  1. Mengurangi lendir pada miss V
  2. Merapatkan organ kewanitaan
  3. Menjaga kesehatan daerah kewanitaan
  4. Untuk ketenangan hati dan pancaran aura
  5. Menampakkan kewibawaan, kharisma, dan kecantikan
  6. Membuat pikiran cerdas, tajam, dan jernih
  7. Untuk memulihkan stamina tubuh
  8. Menjaga kesehatan tubuh
  9. Memperbaiki jaringan sel pada bagian uretic

INGIN PUNYA PAYUDARA BESAR DAN KENCANG??? 

 INI RAHASIANYA !!!

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Rp. 175.000,- Rp. 195.000,-

175.000 + 195.000 = Rp. 370.000,-

PROMO BULAN INI, BELI SEPAKET HANYA Rp. 280.000,-

 
Keuntungan Pesan Pada Kami:
  • Prosedur pemesanan mudah tidak berbelit-belit
  • Pelayanan memuaskan karena kami menjamin pesanan anda sampai alamat.
  • Selain pesan produknya anda juga bisa konsultasikan permasalahan sakit anda.
  • Kualitas Produk kami dijamin aman tanpa efek samping.
  • Anda bisa pesan kapan saja dan dimana saja tanpa harus repot-repot datang ke tempat kami, anda cukup duduk manis di rumah sambil menunggu paket datang diantar sampai ke alamat rumah.
Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Apakah belanja online itu aman? Jangan Khawatir!! Berikut adalah bukti bahwa perusahaan kami serius dan paketan barang kami sampai ke alamat konsumen:
Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya
Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya


*PERHATIAN*

Jika anda masih kurang jelas silahkan kontak kami langsung via Telp / SMS 082266660226087719707073

Barang DIJAMIN sampai ke rumah anda dikirim via TIKI/JNE/POS. Hubungi kami apabila menginginkan bukti nomor (resi) pengiriman.


Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya


JANGAN RAGU UNTUK BEROBAT KEPADA KAMI

DALAM WAKTU DEKAT PAKET SAMPAI KE ALAMAT TUJUAN ANDA


Demikian ringkasan mengenai Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya, semoga bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung ke web kami, semoga anda mendapatkan solusi terbaik untuk mengatasi masalah anda. Jangan pernah ragu untuk berobat dan kontak sekarang juga, kesembuhan Anda adalah prioritas utama kami.

Artikel terkait tentang cara pengobatan bakteri, clue cell positif, bakteri penyebab keputihan pada wanita, penyebab bacterial infection, obat keputihan karena jamur dan bakteri, antibiotik untuk keputihan karena bakteri, obat bvbv oriflame, yang bisa anda baca. DE NATURE INDONESIA
 

Tanda Anda Mungkin Mengidap Bacterial Vaginosis dan Cara Mengatasinya untuk Anda 
D3N47UR3 (Pin BBM)
082266660226 (Call/SMS)
087719707073 (WhatsApp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar